Pekerjaan lantai lapangan tenis terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui. Tahapan berikut adalah yang biasa kami CV. Indo Rayatama Land kerjakan secara profesional. Tak hanya dari tahapannya, namun juga beberapa pilihan lantainya yang bisa kami berikan sebagai pilihan Anda untuk diaplikasikan pada lapangan olahraga.
Mulai dari lapisan yang sering digunakan seperti flexipave, rubber cushion, juga batu granit. Dan beberapa perbedaan serta kelebihan dari masing-masing lapisan dapat Anda simak pada ulasan kami di bawah ini.
-
- Flexipave
Flexipave adalah pekerjaan pelapisan berbahan dasar komponen akrilik dikerjakan setelah pekerjaan cor beton atau aspal, diaplikasikan dengan cara menuangkan dan meratakan campuran yang sudah dimix pada lantai lapangan agar pantulan bola tenis lebih baik. Campuran flexipave adalah campuran antara lem, cat lapangan dan pasir silica.
Beberapa keuntungan yang didapatkan dari penerapan finishing lapangan tenis flexipave coating ini adalah sangat cocok untuk segala cuaca, tidak licin, permukaan yang sangat awet sekaligus juga tahan lama serta memiliki kemampuan dalam menahan efek samping paparan sinar UV. Selain itu, bahan ini juga minim perawatan, keretakan atau pengelupasan hingga harganya cenderung sangat ekonomis.
Pekerjaan flexipave harus dilaksanakan oleh tenaga ahli yang berpengalaman. Metode pekerjaan pelapisan Flexipave sebagai berikut:
Sebelum pelaksanaan pelapisan, kontraktor wajib menyerahkan gambar dan moke up untuk disetujui Bank Indonesia.
-
- Bahan / Material yg digunakan
– Pasir Silika Mess 60-90 utk lapisan flexipave penutup tambalan dan perbaikan tekstur
– Serbuk rubber utk penutup Retak lantai
– Ultraflek lem PU (Poly Urethane)
– Ultraproof lem akrilik (Merk Tennokote) sebagai campuran pasir silika
– Cat Tennokote Propan Product
-
- Peralatan
– Meteran panjang 50m
– Meteran pendek 5m
– Mesin gerinda
– Mesin bor utk adukan
– Segmen mata gerinda penghalus beton
– Palu
– Betel
– Kepi
– Kuas 4″
– Kuas 2″
– Gagang dan Roll merk Ace
– Sapu lidi
– Tongkat pramuka
– Selang air
– Drum air
– Wiper
– Senar
– Solasi kertas 1″ merk Barry
-
- Langkah kerja
– Pembersihan area sebelum pekerjaan
– Pekerjaan gerinda utk lantai yg kasar
– Mengecek lantai yg keprok dan lapisan yg terkelupas serta mengangkatnya jika ada
– Penyiraman lantai untuk menandai genangan
– Menandai genangan
– menambal retak dg rubber
– menambal genangan air yg sudah ditandai, sifatnya meminimalkan sampai batas koin logam tidak tenggelam
– pelapisan flexipave/pasir silika utk perbaikan tekstur lantai 2x lapis dg sistem tuang tarik menggunakan wiper
– pelapisan pasir silika warna (dg campuran cat tennokote) 1x lapis dg sistem tuang tarik menggunakan wiper
– pengerolan cat merk tennokote 2x lapis
– pembuatan garis permainan dg aplikasi solasi kertas dan cat merk tennokote atau traficoat
– pembersihan area sesudah pekerjaan dan pembuangan puing jika ada

2. Rubber Cushion
Rubber Cushion adalah bantalan pelapis yang berbahan dasar karet yang diaplikasikan di atas beton atau aspal. Tingkat kesusutan ketebalan rubber cushion sebesar 20%-30% dari ketebalan awal, tergantung dari frekuensi pemakaian lapangan. Kelebihan kegunaan lain jika anda menggunakan lapisan rubber cushion pada lapangan olahraga diantaranya adalah seperti berikut:
– Perawatan yang cukup mudah
– Permukaan lapangan yang tahan lama
– Water-proofing mencegah genangan air
– Permukaan kenyal dan empuk
– Mengurangi resiko cidera dan anti-slip
– Material ramah lingkungan dan tersedia berbagai pilihan warna
– Pekerjaan rubber cushion harus dilaksanakan oleh tenaga ahli yang berpengalaman.
Tahapan Pelaksanaan sebagai berikut :
– Sebelum pelaksanaan pelapisan, kontraktor wajib menyerahkan gambar dan moke-up untuk disetujui Bank Indonesia.
– Material rubber cushion yang digunakan harus sesuai dengan moke-up yang telah disetujui.
– Pembersihan permukaan area yang akan dipasang rubber cushion.
– Pekerjaan primer.
– Pelapisan rubber cushion dengan material rubber granule dan campuran lem PU (Poly Urethane) ketebalan 4-5 mm.
– Pelapisan flexipave sebanyak 2-3 lapis untuk penguncian rubber dan surface agar permukaan halus dan kesat sesuai standar pantulan bola tenis.
– Topcoat menggunakan cat anti gesek (Tennokote Propan Product) khusus untuk lapangan tenis dengan aplikasi sistem roll. Untuk warna lapangan sesuai dengan moke-up yang telah disetujui.
– Pembuatan line lapangan menggunakan cat Tennokote. Lebar line, tinggi net dan ukuran lapangan permainan mengacu pada standar nasional
– Pekerjaan rubber cushion ini harus dikerjakan oleh tenaga ahli yang berpengalaman dalam pembuatan lapangan rubber cushion.
3. Batu Granit
Dalam hal ini, batuan tersebut ternyata digunakan sebagai finishing lapangan tenis yang akan memberikan banyak kelebihan dibandingkan dengan jenis lain. Dikatakan bahwa lapangan dengan bahan dasar granit ini tidak akan menggunakan pelapisan cat sehingga warna yang dihasilkan pun cenderung berasal dari warna alami batuan alam tersebut.
Pekerjaan lapisan batu granit harus dilaksanakan oleh tenaga ahli yang berpengalaman.
Tahapan pekerjaan:
– Membuat line / garis lapangan menggunakan kayu blebes atau besi hollow dengan tebal disesuaikan dengan ketebalan pelapisan granit, menggunakan bahan batu granit putih.
– Sebelum pelaksanaan pekerjaan pelapisan, kontraktor wajib menyerahkan gambar dan moke-up untuk disetujui Bank Indonesia.
– Material granit yang digunakan harus sesuai dengan moke-up yang telah disetujui.
– Pengolahan bahan pelapisan batu granit menggunakan bahan khusus.
– Batu granit yang sudah diolah dituang dan diratakan ke seluruh area lapangan menggunakan alat perata batu granit.
– Pencucian batu granit dilakukan berulang-ulang menggunakan bahan kimia khusus agar warna alami batu granit bisa muncul.
– Melepas kayu blebes atau besi hollow yang digunakan untuk plot line lapangan.
– Pengecoran rabat dan penghalusan lantai di luar area permainan tanpa aci harus dibuat serapi mungkin, tidak licin dan terlihat menyatu dengan area permainan. Pekerjaan ini bisa dikerjakan bersamaan dengan pekerjaan pengecoran lapangan.
– Lebar line, tinggi net dan ukuran lapangan permainan mengacu pada standar nasional
– Pekerjaan pelapisan batu granit ini harus dikerjakan oleh tenaga ahli yang berpengalaman dalam pengolahan dan pelapisan batu granit.
– Setiap tahapan pekerjaan wajib dilakukan pemeriksaan kualitas dan pendokumentasian dengan pengambilan sampel minimal sebanyak 10 titik di tempat yang berbeda sebelum dilanjutkan ke tahapan berikutnya, untuk memastikan pekerjaan telah sesuai dengan kontrak.
Dengan beberapa tahapan dan ulasan berikut di atas telah dapat disimpulkan bersama bahwa pengerjaan lapangan olahraga tidak dapat dikerjakan oleh sembarang orang. Harus menggunakan tenaga profesional dan ahli dalam bidangnya, seperti kami yang telah lama menangani dalam bidang lapangan olahraga dengan pengerjaan yang hampir di seluruh wilayah Indonesia. Serahkan kepada kami, dan konsultasikan sekarang juga.
Hubungi kami :
ARYA WIRATAMA
081338188883 (CALL)

