Pasang Batu Sikat | Jasa Pasang Batu Sikat | Kontraktor Batu Sikat

Anda mungkin sering sekali mendengar batu sikat di kalangan properti seperti rumah, kantor, car port dan lain2. Atau mungkin Anda pernah melihat apa itu batu sikat namun tidak mengetahui namanya. Sebenarnya apa itu batu sikat? apa fungsinya dan ada berapa jenis batu sikat. Mari kita Bahas satu per satu.

Pengertian Batu Sikat dan Kegunaannya

Batu Sikat atau istilah yang sering digunakan adalah ampyangan/batu ampyang yang disusun menjadi lantai yang memiliki corak dan warna yang bermacam – macam.

Batu sikat, ampyangan / batu ampyang berfungsi sebagai lantai dan akan memiliki karakter tidak licin, pola bisa sesuai dengan pesanan. Selain memiliki permukaan yang tidak licin batu sikat akan memiliki daya tarik tersendiri dibanding lantai lantai lainnya karena memang dibuat dari batu alam sehingga memberikan kesan alami yang akan menambah keindahan dan kenyamanan hunian itu sendiri.

Kelebihan Batu Sikat

1. Terbuat dari Batu Alam Asli

Karena terbuat langsung dari alam maka tentunya tidak akan terkandung unsur kimia yang membahayakan, dan memiliki warna yang bertahan selamanya (warna bukan hasil dari coating atau cat)

2.  Perawatan Mudah

Masih berhubungan dengan poin pertama, yaitu batu sikat memiliki warna yang alami, akan sulit untuk merubah warna batu sikat sendiri meski batu tersebut pecah. Untuk itu cara perawatannya pun hanya menyemprot dengan air dan debu akan langsung menghilang.

3. Halaman yang Sempit akan Terlihat Lebih Luas

Efek totol – totol (polkadot) yang membentuk pola memberikan dampak halaman atau lahan yang dipasang batu sikat akan terlihat lebih luas.

Jenis – Jenis Batu Sikat / Koral Sikat

Terdapat beraneka macam batu sikat berdasarkan warna, ukuran, dan bentuk. Hal yang beraneka ragam tersebutlah yang akhirnya digunakan sebagai membentuk pola yang berwarna – warni yang menghasilkan daya tarik sendiri bagi Anda yang ingin memasang batu sikat.

Sebelum Anda memutuskan hendak membeli batu sikat, lakukan terlebih dahulu pemilihan pola sesuai dengan lahan atau area yang akan dipasang batu sikat. Baru kemudian Anda bisa menentukan koral sikat ukuran, warna dan bentuk serta volume yang Anda butuhkan.

Jenis Batu Sikat / Koral Sikat Berdasarkan Warna

Warna yang tidak terlalu mencolok dan alami serta memiliki corak yang beraneka ragamlah yang membuat batu sikat tidak monoton sehingga tidak akan cepat membosankan.

Terdapat beberapa jenis warna batu sikat (koral sikat ) sebagai pilihan sesuai dengan pola yang sudah Anda tentukan tadi, Namun Kita akan memberikan 7 warna batu sikat yang sering digunakan. Berikut jenis batu sikat berdasarkan warnanya :

1. Batu Sikat Pink / Merah Muda

2. Batu Sikat Merah

3. Batu Sikat Putih Tulang

4. Batu Sikat Putih Kristal

5. Batu Sikat Hijau

6. Batu Sikat Orange / Jingga

7. Batu Sikat Hitam

 

Jenis Batu Sikat / Koral Sikat Berdasarkan Ukuran

1. Ukuran 1 – 3 Sentimeter

Diaplikasikan pada carport, jogging track, halaman rumah, dll

2. Ukuran 7 – 9 Sentimeter

Diaplikasikan untuk penghias taman, lapisan pot, dll

Tahapan – Tahapan Pasang Batu Sikat

1. Desain dan Persiapan Media

Persiapkan lahan yang akan dipasangi batu koral dengan cara membuat desain berdasarkan skala sesuai dengan luas lahan yang akan dipasang koral sikat. Sehingga ketika akan mengaplikasikkan tidak meraba – meraba dan terlihat tidak terakur dan tidak rapi.

Sebelum hal pemasangan dilakukan sebaiknya memberikan alas semen atau beton, dan pastikan alas tersebut memiliki tekstur yang kasar yang berfungsi untuk memberikan kekuatan rekat batu sikat pada alas.

2. Cetakan atau Pembatas

Jangan lupa untuk memberikan cetakan dan pembatas yang berfungsi agar motif koral sikat sesuai dengan permukaan lantai. Jangan lupa untuk melupasi cetakan dengan oli bekas agar nantinya memudahkan kita  untuk melepas cetakan setelah kering.

3. Adukan Semen

Membuat adukan semen dengan memperkirakan kebutuhan sesuai dengan luas lahan, setelah adukan jadi, tuangkan adonan semen tadi ke dalam cetakan sampai merata dan padat sehingga dipastikan tidak ada celah udara. Bisa dilakukan dengan cara megetuk cetakan.

4. Menata Koral Sikat / Batu Sikat

Taburkan batu koral di atas adukan semen yang sudah padat, atur sedemikian rupa agar batu koral sesuai desain yang sudah dibuat ( sesuai dengan poin 1). Untuk memastikan permukaan batu koral rata, berikan tekanan dengan menggunakan triplek diatas permukaan sehingga dapat terlihat semua koral terpasang dengan tinggi yang sama.

5. Finishing

Biarkan koral sikat yang telah disusun tersebut sampai mengering, untuk kemudian dilanjutkan menyikat permukaan batu koral menggunakan sikat kawat yang halus yang diharapkan tidak merusak susunan koral yang sudah rapi.

Proses selanjutnya adalah membersihkan debu – debu yang muncul akibat proses penyikatan batu koral tadi menggunakan sikat kawat, menggunakan kain dan air sehingga muncul warna asli dari batu sikat tersebut.

6. Coating (Opsional)

Proses coating ini sendiri merupakan lebih kepada selera ataupun budget serta letak batu sikat berada. Proses coating dapat dilakukan apabila berada diluar ruangan sehingga melindungi dari terpaan hujan sehingga menghindari tumbuhnya lumut.