Untuk resapan lantai pada lapangan olahraga, termasuk khususnya lapangan tenis. Lapisan yang digunakan harus bisa menyerap air dengan efektif, mencegah genangan, dan mendukung pergerakan pemain di permukaan lapangan. Berikut adalah beberapa jenis lapisan yang baik untuk resapan lantai pada lapangan tenis:
- Lapisan Permukaan Berpori (Permeable Surface):
- Lapisan ini dirancang untuk memungkinkan air meresap ke dalam tanah tanpa menyebabkan genangan. Bahan-bahan seperti asfalt berpori, beton berpori, atau campuran agregat yang permeabel bisa digunakan.
- Contoh: Lapisan aspal berpori atau beton berpori yang memiliki struktur dengan celah-celah kecil yang memungkinkan air mengalir ke bawah.
- Tanah atau Pasir yang Diperbaiki:
- Tanah atau pasir yang ditambahkan dengan bahan-bahan khusus (seperti bahan pengikat organik atau agregat) untuk meningkatkan daya resapannya.
- Contoh: Lapangan tenis tanah liat memiliki permukaan yang mampu menyerap air dengan baik, terutama jika lapangan tersebut dilengkapi dengan drainase yang efektif.
- Lapisan Drainase:
- Sistem drainase yang baik sangat penting untuk memastikan air hujan dapat dengan cepat mengalir dari permukaan lapangan. Biasanya, lapangan tenis akan dilengkapi dengan drainase bawah permukaan seperti pipa perforasi atau saluran drainase untuk mengalirkan air.
- Contoh: Sistem drainase subsurface menggunakan pipa perforasi atau saluran drainase yang diletakkan di bawah lapisan utama untuk mengalirkan air ke sistem pengelolaan air hujan.
- Lapisan Sintetis yang Dapat Meresap:
- Beberapa lapangan tenis modern menggunakan lapisan sintetis yang dirancang khusus untuk memberikan kinerja tinggi sambil tetap mempertahankan kemampuan resapan air. Bahan ini cenderung lebih tahan lama dan mudah dirawat.
- Contoh: Lapisan artificial grass atau polyurethane berpori yang memungkinkan air meresap dan tidak menggenang di permukaan.
- Lapisan Agregat Tertata (Crushed Stone atau Gravel):
- Agregat kecil yang disusun dengan rapat untuk menciptakan permukaan berpori yang dapat menyaring air ke bawah lapangan.
- Contoh: Lapisan gravel atau crushed stone yang ditata sedemikian rupa untuk memungkinkan air mengalir ke dalam sistem drainase.
Secara umum, yang terpenting adalah sistem drainase yang memadai di bawah lapisan lapangan untuk memastikan air hujan tidak menggenang. Selain itu, pemilihan bahan lapisan yang memiliki daya serap yang baik dan bisa menahan tekanan aktivitas olahraga juga sangat penting. Lapangan tenis yang menggunakan lapisan sintetis atau tanah liat biasanya sudah dilengkapi dengan sistem drainase yang efisien untuk mendukung resapan air. Kami ahlilapangantenis sering menangani masalah pembangunan maupun renovasi lapangan olahraga khususnya lapangan tenis hampir di seluruh wilayah Indonesia.
Hubungi Kami:
ARYA WIRATAMA
081338188883 (CALL)

