Renovasi atau pengecatan ulang lapangan tenis sering dilakukan untuk mengembalikan kualitas permukaan lapangan. Warna yang mulai memudar kembali terlihat segar, garis lapangan menjadi lebih jelas, dan tekstur permukaan kembali nyaman digunakan untuk bermain.

Namun setelah proses renovasi selesai, lapangan tenis sebenarnya masih berada dalam masa penyesuaian. Lapisan finishing yang baru diaplikasikan membutuhkan waktu untuk benar-benar mengeras dan menyatu dengan struktur permukaan lapangan. Pada masa inilah beberapa hal perlu dihindari agar lapisan cat tidak cepat rusak.

Banyak kerusakan lapangan justru terjadi bukan karena proses pembangunan yang kurang baik, tetapi karena penggunaan yang terlalu cepat atau kurang hati-hati setelah renovasi.
Disini kami CV. INDO RAYATAMA LAND akan membantu Anda agar tidak salah langkah ketika melakukan renovasi lapangan dan tidak menyesal jika terjadi beberapa masalah pada lapangan Anda nantinya.

Menghindari Beban Berat di Atas Lapangan

Salah satu pantangan utama setelah pengecatan ulang adalah menempatkan beban berat di atas lapangan. Lapisan finishing yang baru saja diaplikasikan masih dalam proses pengerasan, sehingga tekanan berlebih dapat meninggalkan bekas permanen.

Contohnya, beberapa pengelola fasilitas olahraga terkadang menggunakan area lapangan sebagai tempat menaruh sementara peralatan seperti:
– tiang net, mesin pemotong rumput, atau bahkan tumpukan material bangunan dari proyek lain di sekitar lokasi.

Beban berat seperti ini dapat menekan permukaan lapangan dan menimbulkan bekas yang sulit diperbaiki. Dalam beberapa kasus, tekanan yang terlalu kuat bahkan bisa membuat lapisan cat terlihat bergelombang atau tidak rata ketika dilihat dari sudut tertentu.

Menghindari Gesekan Ban Kendaraan

Lapangan tenis dirancang khusus untuk aktivitas olahraga, bukan untuk lalu lintas kendaraan. Setelah renovasi, permukaan lapangan menjadi lebih sensitif terhadap gesekan, terutama dari ban kendaraan.

Contoh yang cukup sering terjadi adalah kendaraan masuk ke area lapangan untuk memindahkan peralatan, seperti:
– motor teknisi, troli berat, atau bahkan mobil kecil yang digunakan untuk mengangkut perlengkapan.

Gesekan ban dapat meninggalkan bekas hitam yang sulit dibersihkan dan merusak lapisan tekstur permukaan. Selain mengganggu tampilan lapangan, bekas gesekan ini juga dapat mengurangi kualitas daya cengkeram permukaan yang seharusnya membantu pemain bergerak dengan aman.

Menghindari Benda Tajam atau Gesekan Kasar

Selain kendaraan, benda tajam atau alat dengan permukaan kasar juga dapat merusak lapisan finishing lapangan tenis. Misalnya penggunaan alat pembersih dengan sikat kawat, gesekan dari kaki meja logam, atau peralatan olahraga yang diseret langsung di atas permukaan lapangan.

Sebagai contoh sederhana, saat memindahkan bangku pemain atau kursi wasit, beberapa orang terkadang menyeretnya langsung di atas lapangan. Gesekan seperti ini dapat meninggalkan goresan pada lapisan cat, terutama jika lapangan masih dalam masa awal setelah renovasi.

Padahal, permukaan lapangan tenis memiliki tekstur khusus yang dirancang agar pemain tetap memiliki daya cengkeram yang baik saat bergerak.

Menghindari Penggunaan Lapangan Secara Berlebihan di Awal

Meskipun lapangan terlihat sudah kering, bukan berarti lapisan finishing sudah mencapai kekuatan maksimalnya. Aktivitas yang terlalu intens dalam waktu singkat bisa mempercepat keausan permukaan.

Misalnya, lapangan langsung digunakan untuk turnamen kecil dengan banyak pemain dalam satu hari, atau digunakan latihan dengan intensitas tinggi tanpa jeda. Aktivitas seperti ini bisa membuat lapisan permukaan mengalami keausan lebih cepat dibandingkan penggunaan yang dilakukan secara bertahap.

Biasanya kontraktor lapangan olahraga akan memberikan rekomendasi waktu penggunaan yang ideal agar lapisan finishing dapat beradaptasi dengan baik.

Perawatan Awal yang Tepat Membuat Lapangan Lebih Tahan Lama

Perawatan di tahap awal setelah renovasi sebenarnya tidak sulit. Menjaga agar lapangan tidak terkena beban berat, menghindari kendaraan masuk, serta menggunakan alat pembersih yang sesuai sudah cukup untuk membantu menjaga kualitas lapisan finishing. Dengan perawatan yang tepat, warna lapangan akan tetap terjaga, permukaan tetap rata, dan kenyamanan bermain dapat dipertahankan dalam jangka waktu yang lebih lama.

Renovasi atau pengecatan ulang lapangan tenis adalah langkah penting untuk menjaga kualitas fasilitas olahraga. Namun hasil renovasi yang baik juga perlu diikuti dengan penggunaan yang tepat, terutama pada masa awal setelah pengerjaan.

Jika Anda berencana melakukan renovasi, peremajaan cat, atau pembangunan lapangan tenis baru, bekerja sama dengan kontraktor lapangan olahraga yang berpengalaman akan membantu memastikan setiap tahap pengerjaan dilakukan secara profesional. Dengan perencanaan yang tepat serta perawatan yang baik, lapangan tenis dapat tetap nyaman digunakan dan bertahan dalam jangka waktu yang panjang.

Membutuhkan kontraktor untuk lapangan olahraga Anda? Silahkan langsung hubungi kami untuk konsultasi dan mendapatkan penawaran terbaik dari kami ahlilapangantenis.com.

Hubungi Kami

ARYA WIRATAMA

081338188883 (CALL)