Jenis Finishing Lapangan Tenis | Harga Cat Lapangan Tenis | Harga Lapangan Tenis

Jenis Finishing Yang Dapat Menentukan Harga Lapangan Tenis
Jenis Finishing Yang Dapat Menentukan Harga Lapangan Tenis

Salah satu hal yang mendukung kenyamanan dalam bermain tenis adalah arena lapangan yang berkualitas. Sayangnya, tidak semua lapangan tenis memberikan kenyamanan bagi para pemainnya. Beberapa orang mengeluhkan atas berbagai kerusakan yang ada seperti lantai berlumut, retak hingga pagar sekitar yang sudah mulai rusak. Menanggapi hal tersebut, sudah sepatutnya Anda memperhatikan harga lapangan tenis untuk kemudian dilakukan renovasi.

Dalam pembuatan lapangan tenis, tentu akan melalui berbagai tahapan yang nantinya akan berlangsung dalam waktu lama hingga akhirnya mencapai proses finishing. Untuk proses finishing itu sendiri, Anda nantinya bisa memilih jenis finishing lapangan tenis seperti apakah yang Anda inginkan. Ada banyak sekali jenis finishing untuk lapangan tenis yang bisa Anda jadikan sebagai pertimbangan dalam membuat lapangan tersebut menjadi lebih nyaman untuk bermain.

Keberagaman finishing lapangan tenis ini ternyata memberikan pengaruh atas harga yang sangat beragam. Tentu saja Anda harus menyesuaikan dengan ketersediaan budget. Jangan sampai kesalahan dalam memilih finishing lapangan tenis berakhir dengan penyesalan. Cobalah untuk mengkonsultasikan hal tersebut kepada penyedia jasa kontraktor lapangan tenis.

Berbagai Jenis Finishing Lapangan Tenis yang Perlu Anda Ketahui

Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa ada banyak sekali jenis finishing pada lapangan tenis yang sudah pastinya mempengaruhi harga lapangan tenis itu sendiri. Dalam hal ini, finishing pada lapangan tenis juga mempengaruhi kenyamanan dalam bermain tenis juga.

Berkaitan hal itu, berikut beberapa jenis finishing pada lapangan tenis untuk Anda ketahui. Dengan cara ini, Anda akan mendapatkan sebuah pengerjaan lapangan yang jauh lebih memuaskan.

1. Finishing Grass Court

Salah satu jenis finishing lapangan tenis yang paling banyak diminati adalah finishing grass court. Merujuk pada namanya, jenis finishing ini akan melibatkan yang namanya penggunaan rumput pada bagian permukaan arena bermain. Untuk pembuatan lapangan dengan grass court ini, nantinya lapangan akan diberikan lapisan rumput untuk kemudian akan tumbuh sendiri.

Tentu saja hal ini akan memberikan nilai minus tersendiri atas minimnya friksi sehingga membuat bola bisa memantul tidak terlalu sempurna. Sayangnya, jenis finishing lapangan tenis semacam ini juga memiliki kekurangan berupa mahalnya biaya perawatan karena Anda harus bisa menjaga bagaimana semua rumput tersebut tetap tumbuh dengan subur di berbagai kondisi. Tidak mengherankan jika kemudian jenis finishing semacam ini sudah sangat jarang ditemukan pada beberapa lapangan tenis.

2. Finishing Hard Court

Ada juga finishing lapangan tenis yang dikenal dengan sebutan hard court. Untuk jenis finishing ini sangat umum dijumpai di berbagai lapangan tenis. Dalam proses pembuatannya, finishing ini akan melibatkan penggunaan sejumlah bahan material seperti semen dan pasir yang dibuat layaknya aspal. Dengan pemanfaatan bahan semacam ini, maka pantulan yang dihasilkan jauh lebih ssempurna dibandingkan dengan jenis lainnya.

Secara sekilas, finishing lapangan tenis semacam ini memiliki karakteristik yaitu cepat-sedang, dimana hal ini disesuaikan dengan bahan pembuatnya. Disebutkan jika sebuah lapangan terbuat dari semen, maka lapangan tersebut memililiki sifat cepat. Hal ini berbeda dengan lapangan yang dibuat dari pasir ataupun kerikil yang konon memiliki sifat sedang. Di beberapa negara luar, lapangan tenis ada yang dibuat dari bahan sintetis atau akrilik seperti halnya lapangan di US Open ataupun Australian Open.

3. Finishing Clay Court

Jika merujuk pada namanya, untuk finishing lapangan tenis yang dikenal dengan sebutan clay court ini merupakan jenis lapangan yang terbuat dari serpihan tanah liat kemudian dicampurkan dengan serpihan bata. Untuk jenis finishing ini memiliki suatu karakteristik yang terbilang lambat. Dengan kata lain, laju atas pantulan bola pada suatu lapangan cenderung lebih lambat sehingga akan membuat para pemain lebih leluasa untuk memainkan bola dengan berbagai rally-rally panjang.

Sekilas mengenai permainan pada sebuah lapangan tenis yang menerapkan finishing lapangan tenis clay court ini cenderung baseliner akan menguasai lapangan mengingat sifatnya defensive. Sedangkan untuk pemain yang mempunyai pukulan topspin cenderung memiliki suatu pukulan melenting dibandingkan dengan lapangan hard court.

4. Finishing Lapangan Granit

Pastinya Anda sudah mengenal yang namanya batu granit, bukan? Dalam hal ini, batuan tersebut ternyata digunakan sebagai finishing lapangan tenis yang akan memberikan banyak kelebihan dibandingkan dengan jenis lain. Dikatakan bahwa lapangan dengan bahan dasar granit ini tidak akan menggunakan pelapisan cat sehingga warna yang dihasilkanpun cenderung berasal dari warna alami batuan alam tersebut.

Pertama kalinya, popularitas dari finishing lapangan tenis yang terbuat dari granit ini sangat populer pada tahun 1980an hingga 1990an. Seiring dengan berjalannya waktu,  sayangnya lapangan dengan finishing berupa batu granit tersebut tidak lagi diminati oleh masyarakat mengingat bahan baku berupa batu granit sudah sangat sulit untuk didapatkan.

Bahkan, harga yang mahal, pengerjaan yang cenderung sangat lama, permukaan kasar hingga menyebabkan sepatu cepat aus serta tingginya potensi cedera menjadikan alasan lain mengapa bahan ini tidak lagi diminati.

Sekalipun demikian, jika dilihat dari jenis finishing lapangan tenis yang menggunakan batu granit, disebutkan bahwa hasil dari finishing tersebut terkesan memiliki tampilan yang terbilang mewah. Selain itu, untuk proses perawatannya juga terbilang tidaklah susah sehingga tidak mengherankan jika kemudian lapangan yang memiliki lapisan batu granit ini dulunya menjadi primadona.

5. Finishing Flexi Pave Coating

Untuk jenis finishing lapangan tenis lain adalah flexi pave coating yang merupakan jenis finishing menggunakan sistem bitumen dan juga akrilik. Dalam hal ini, disebutkan jika finishing ini juga sangat tepat diaplikasikan pada sebuah lapangan beton ataupun juga aspal demi memberikan kenyamanan tersendiri dalam bermain tenis. Tidak hanya itu saja, finishing semacam ini juga bisa Anda pilih untuk pengaplikasian lapangan tenis indoor ataupun outdoor.

Beberapa keuntungan yang didapatkan dari penerapan finishing lapangan tenis flexi pave coating ini adalah sangat cocok untuk segala cuaca, tidak licin, permukaan yang sangat awet sekaligus juga tahan lama serta memiliki kemampuan dalam menahan efek samping paparan sinar UV. Selain itu, bahan ini juga minim perawatan, keretakan atau pengelupasan hingga harganya cenderung sangat ekonomis.

Itulah beberapa jenis finishing untuk lapangan tenis yang bisa dijadikan sebagai referensi dalam membangun sebuah lapangan di wilayah Anda. Setiap lapangan tersebut memiliki keuntungan dan kerugian masing-masing untuk kemudian dijadikan sebagai pertimbangan awal sebelum mengambil sebuah keputusan. Selain itu, pertimbangan atas harga lapangan tenis juga perlu dipikirkan mengingat pembuatan lapangan tenis juga tidak membutuhkan biaya yang sangat sedikit.

Konsultasikan lapangan tenis Anda dengan kontraktor lapangan tenis yang tepat, finishing lapangan tenis Anda akan kami buat sesuai dengan budget dan kebutuhan Anda.

Segera Konsultasikan Permasalahan Anda dengan Kami,

Hubungi :

ARYA

0813-3818-8883 (CALL)

info@ahlilapangantenis.com (E-MAIL)